KOMPAS.com – Nama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menjadi sorotan publik internasional, termasuk di Indonesia.
Kali ini, perhatian tertuju pada sepak terjang Trump setelah dirinya memerintahkan operasi militer di Venezuela dan berujung pada penangkapan pemimpin negara tersebut, Nicolas Maduro.
Di luar urusan politik, Donald Trump telah lama dikenal sebagai taipan properti. Jejak bisnisnya sempat diungkapkannya dalam laporan Trump Financial Disclosure yang disampaikan pada Federal Election Commission (FEC).
Pelaporan kepemilikan aset tersebut merupakan bagian dari persyaratan administratif yang harus dipenuhi Trump saat mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat.
Dalam dokumen itu, terungkap bahwa jaringan bisnis Trump tersebar di berbagai negara, termasuk di Indonesia.
Baca juga: Mega-Proyek Keluarga Trump di Indonesia Tembus Rp 28 Triliun
Bisnis Donald Trump di Indonesia
Laporan keuangan tersebut juga mencatat keberadaan empat entitas bisnis Donald Trump yang menjalin kemitraan dengan PT MNC Land Tbk (kode emiten: KPIG), dan anak usahanya seperti PT Lido Nirwana Parahyangan dan PT Bali Nirwana Resort.
MNC Land merupakan anak usaha MNC Group, konglomerasi milik pengusaha nasional Hary Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe.
Di Indonesia, pengembangan bisnis properti Trump, yang dikelola oleh anak-anaknya, dijalankan melalui kerja sama dengan mitra lokal tersebut.
Hubungan antara keluarga Trump dan Hary Tanoe diketahui telah terjalin cukup lama. Salah satu proyek utama hasil kolaborasi keduanya adalah pengembangan kawasan MNC Land Lido.
Proyek ini berlokasi di kawasan Lido, tepat di perbatasan Kabupaten Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat. Dari total lahan sekitar 3.000 hektar, pengembangan tahap awal mencakup area seluas kurang lebih 1.040 hektar.
Baca juga: Aguan Akui Bisnis Properti Terdampak Tarif Trump, Ini Harapannya
Kawasan ini dinilai strategis karena memiliki akses langsung melalui Tol Bocimi. Selain jaraknya relatif dekat dari Jakarta, wilayah Lido juga dikenal berhawa sejuk dengan panorama Gunung Gede Pangrango sebagai latar belakang.
Mengacu pada informasi di laman resminya, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Land Lido berada di bawah kepemilikan MNC Group dan terafiliasi dengan perusahaan milik Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Nama Trump pun disematkan pada sejumlah proyek prestisius di kawasan tersebut, seperti Trump Residences Lido dan Trump International Golf Club Lido.
Berdasarkan situs resmi Trump Residences Lido, kawasan hunian ini dikembangkan di atas lahan sekitar 350 hektar dan menyasar segmen residensial mewah. Proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan Donald Trump dan Hary Tanoe.
Sementara itu, Trump International Golf Club Lido menghadirkan lapangan golf eksklusif rancangan Ernie Els, salah satu pegolf tersukses sepanjang sejarah. Lapangan ini memiliki 18 hole dan menawarkan pemandangan alam berupa lembah serta perbukitan di kawasan Bogor–Sukabumi.
Baca juga: Siapa Sosok di Balik Pemilik Alam Sutera?

