DEPOK, KOMPAS.com – Warga mengeluhkan tumpukan sampah di TPS Bakti Jaya, Kota Depok, Jawa Barat, yang meluber hingga ke depan rumah warga bahkan membuat akses jalan tertutup.
Enyak Bojong (82) yang tinggal sekitar dua rumah dari TPS Bakti Jaya, mengatakan, “gunung” sampah kian parah selama sepekan terakhir.
“Biasanya sampah enggak sebanyak ini karena tiap hari diangkut, tapi sekarang malah meluber sudah sampai ke depan bengkel anak saya (sebelah rumah),” ucap Enyak saat ditemui di lokasi, Selasa (6/1/2026).
TPS Bakti Jaya berada di permukiman warga. Sampah biasanya selalu diangkut agar tidak mengganggu kenyamanan warga.
Namun, kini sampah justru meluber dan memakan lebih dari separuh jalan yang mengakibatkan sulit dilalui mobil.
Sisa bahu jalan yang berkisar 1,5 meter itu kini hanya memungkinkan untuk pengendara motor lewat.
“Mobil seharusnya bisa lewat, tapi ini jadi enggak bisa. Sekalipun iya, itu mepet ke tepi halaman warga,” ungkap Enyak.
Sementara itu, pembantu operator TPS bernama Rusdian mengungkapkan, pengangkutan sampah terkendala masalah longsor di TPA Cipayung.
Ditambah, armada truk yang dikirim ke TPS untuk mengangkut sampah berkurang dari total sebelumnya 29 RW.
“Biasanya sekitar dua tronton minimalnya, cuma dua mingguan ini adanya satu terus. Alat berat kita juga lagi kendala,” ungkap Rusdian, Selasa.
Pantauan Kompas.com di lokasi pada Selasa siang menunjukkan tumpukan sampah di dalam TPS tak lagi tertampung sehingga sebagian longsor dan meluber ke bahu jalan.
Sampah yang diperkirakan setinggi 2-2,5 meter ini meluber ke lebih dari separuh Jalan Madrasah dan membentang sepanjang 8-10 meter.
Bau sampah yang menyengat hidung didominasi sampah rumah tangga, plastik, dan sisa makanan.
Lebar jalan yang mulanya berkisar 5-6 meter, kini tersisa sekitar 1,5 meter.
Beberapa pengendara motor terlihat mencoba bergantian melintas dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

